Munculnya taktik AI yang digunakan oleh pelaku ancaman
Di sebuah pertemuan inteligensi ancaman yang eksklusif pada bulan Mei, tiga pakar Microsoft Threat Intelligence mendiskusikan bagaimana AI telah menjadi faktor yang signifikan dalam ancaman cyber masa kini, dan bukan sekadar kekhawatiran untuk masa depan.
Kelompok pelaku ancaman yang disponsori oleh negara Rusia dan Tiongkok memanfaatkan AI dalam kampanye disinformasi. Meskipun masih dalam pengembangan, taktik tersebut diperkirakan kian canggih seiring berjalannya waktu.
Serangan besar-besaran berbasis AI memang belum terlihat, namun para ahli sepakat, bahwa hanya masalah waktu sebelum AI menjadi senjata dalam operasi cyber. Hal tersebut menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan kewaspadaan dan langkah-langkah keamanan cyber yang kuat.
Ikuti Microsoft Security